Selasa, 14 Januari 2014

Permata Langka

Permata Langka,
Hargamu tak terhingga
Keberadaanmu terancam
Banyak orang ingin memiliki
Karena kelangkaanmu

Hanya mereka yang beruntung
yang dapat menjagamu
Dan aku bersyukur
Karena kita saling mengenal,
melindungi, dan ditakdirkan
untuk menjadi saudara

Permata Langka,
Jadilah harapanku
Banggakanlah keluargamu
Buat kami tersenyum
disaat kami bersedih

Permata Langka,
Semoga kau selalu diridhai Allah
Dan hidupmu penuh berkah
Jangan pernah lupakan Orang Tua dan Rabb-mu

Ya Allah, lindungilah permata langkaku
Panjangkan usianya
Bimbing dia agar tetap di jalan-Mu

Masih di hati yang sama

Kuukir satu nama
Memadukan seni dan rasa
Fantasi atau pun nyata
Hanya jiwa yang mampu membaca

Mimpi buruk slalu tercipta
Kala gusar mengeruk jiwa
Tak mampu aku hindarkan
Bayangmu tetap kurindukan

Bibir mampu berkata tidak
Namun kalbulah yang paling nyata
Hanya semu di pandang mata
Tidakkah lebih baik kau berwujud saja

Hentikan mimpi pahit
Di setiap igauan malam
Merengkuh raga
labuhkan seluruh hasrat yang merenda

Tak mampu indahkan pilihan
Tak bisa hentikan ingatan
memanipulasi perasaan
tak akan pernah!!

Kupertahankan semua
Tetap menetap di sini
Nyata nya di jiwa
Kukembali, peluklah aku penuh cinta...

Rindu yang kian syahdu

Tiada tampak rupa
Tiada singgah suaranya; di gendang telinga

Hanya sirah yang tertera
membangkit rindu yang kian sendu
Mencipta cinta yang membahana

Padamu yang mulia
Teriring salam, shalawat kubaca
Syafa'atmu selalu kupinta
Berharap di sana kita kan bersua

Rabu, 08 Januari 2014

Pemimpinku dan Semangatku

Wahai sang penguasa
Pemimpin Bangsaku
Tanah kelahiranku
Baktikan budimu kepada negeri ini
Ajarkan kami tentang kedamaian
Tularkan ilmu sebuah kejujuran
Demi bangsa yang besar
Tanpa korupsi dan anarki
Dan tanamkan pula pada diri kami
Akan semangat nasionalisme
Tentang perjuangan kemerdekaan Republik ini, tentang darah pahlawan yang gugur di medan perang demi kebebasan NKRI

Wahai pemimpinku
Terbangkan kembali sang Garuda
Mengudara menembus cakrawala
Pasang sorot mata tajam
Laksana belati sang pahlawan
Buktikan pada dunia
Kita adalah sebuah bangsa yang besar dan kuat
Kita sang Garuda penguasa dunia

Pemimpinku
Buktikan kekuasaanmu
Sosok panutan untuk rakyatmu
Untuk sebuah perubahan
Indonesia di mata dunia
Mari, kita sama-sama
Memulai sebuah perubahan besar
Dimulai dari hal kecil

Indonesiaku
Tanah tumpah darahku
Tempat bercucurnya keringat semangatku
Akan perubahan yang jauh lebih baik
Dari hari ini untuk hari esok
Indonesiaku
Ku baktikan diriku
Bersama semangat pemimpinku
Dan seluruh rakyatmu
Semangat yang tak akan pernah padam
Semangat yang tak akan pernah surut
Untuk Indonesiaku..

Renungan

Organ tiap waktu dibalut ayat
Ataukah sampai beku berubah mayat?
Ataukah hanya waktu bayi? lalu waktu darah berdesir tobat?
Apa kala berucap Syahadat ?
Apa kala mematuhiNya pada bulir mandat ?

Kadang diri tak bisa diajak komromi
Pada pikiran , kelakuan , dengan hati
Setahu kita dibalut ayat bagi mengusaha di jalanNya
Mengimankan Nya
Ketaqwa'an pada Nya
Kelurusan menuju surgaNya, atau takut dengan Nya
Bukan musyrik akan Nya

Lantas bagaimana dengan kita ?
Masihkah syaitan memperdaya ?
Lalu berpaling dari perintah dan larangan Nya?
Apatah sebaliknya?
Kita renungkan sejenak
Berpiliar sholat, dan berfikir tak kekanak kanak
Dewasa..

Jangan Menyerah

Orang Arab berkata "La tastaslim"
Jangan menyerah

Orang Inggris berkata "Don't give up"
Jangan menyerah

Orang Arab berkata "La tastaslimanna abadan"
Jangan pernah kamu menyerah selama-lamanya

Orang inggris berkata "Don't ever give up"
Jangan pernah kamu menyerah

Jangan pernah kamu menyerah, teman!
Karena ibumu melahirkanmu penuh dengan perjuangan

Jangan pernah kamu menyerah, teman!
Karena mutiara di dasar lautan
Tidak didapat tanpa perjuangan

Jangan pernah kamu menyerah, teman!
Karena emas tidak didapat dengan berpangku tangan

Jangan pernah menyerah,teman!
Boleh jadi disaat kamu akan berhenti menggali emas karena nihil harapan
Di depan sana ada segumpalan emas

Jangan pernah menyerah,teman!
Karena negara kita tidak diraih dengan berhenti dalam perjuangan

Sungguh kata menyerah
Tidak akan menyelamatkan dari takdir Allah
Maka mengapa harus menyerah?

Maju dan mati dalam perjuangan
Jauh lebih mulia dari pada selamat tapi menyerah

Sahabat, La tastaslim
Jangan menyerah

Sahabat, Don't give up
Jangan menyerah

Sahabat, La tastaslimanna abadan
Jangan pernah menyerah selamanya

Sahabat, Don't ever give up
Jangan pernah menyerah
Untuk bertahan hidup

Jangan pernah menyerah
Untuk meraih cita-cita dan asa

Karena cita dan asa tidak diraih dengan menyerah
Tapi harus penuh dengan keberanian yang membaja dalam dada

Maka janganlah menyerah!

Syair Dua Dunia

Kau dari mana aku dari mana
Bersua di satu beranda
Mengira kita adalah sama
Nyata sekarang jauh berbeda

Kau kupu-kupu, aku katak
Kau cantik, aku tidak
Sayapmu indah, sedang kulitku basah
Hidupmu sempurna, hidupku apalah

Namun aku menolak pasrah
Kan ku kejar ke mana kau terbang
Kian mantap aku melangkah
Mengetuk hatimu untuk kupinang